Dari beberapa produsen prosesor, hanya ada 2 nama yang menguasai
pasar, Intel dan AMD (Advance Micro Device). Bagi sebagian besar orang awam,
malah hanya tahu satu nama, yaitu Intel. Bahkan ada yg hanya mengenal salah
satu merk dagang dari Intel, yakni Pentium. Memang Pentium adalah nama prosesor
Intel yg paling melegenda. Tetapi saat ini sudah keluar
generasi terabru dari intel yaitu bernama Core i3, Corei5, Core i7.
Bagi orang yang sudah tau
tentang komputer, mungkin sudah kenal nama AMD. Tapi
nama ini dipersepsikan sebagai prosesor yang murahan, panas, jelek dan imitasi
dari prosesor Intel. Persepsi ini tidak
bisa dipersalahkan 100%. Awalnya AMD memang hanya membuat prosesor dengan menjiplak teknologi
Intel dan tentu saja atas izin dari
pihak Intel.
Namun, karena satu dan lain hal, terjadi persengketaan yg cukup
sengit antara Intel dan AMD dan pengadilan mengharuskan AMD mengembangkan
sendiri teknologi pembuatan prosesornya. Dari sejak itu, para engineer AMD
terpaksa bekerja keras siang dan malam. Kerja keras mereka itu tidak sia-sia. Setelah
beberapa tahun melakukan eksperimen di dalam laboratorium, mereka berhasil membuat prosesor yang bisa
mengimbangi, bahkan dalam
suatu periode waktu tertentu, mengungguli perusahaan raksasa, dalm hal ini Intel, tentu
saja. Namun harus diakui bahwa dalam bidang pemasaran AMD masih tertinggal jauh
dari Intel, tetapi tidak dalam bidang teknologinya.
Jadi anggapan jika Intel
yang lebih populer itu lebih baik dan juga persepsi
bahwa AMD itu murahan, jelek, panas, imitasi dan yg negatif-negatif lainnya, saat ini
sudah tidak berlaku lagi. Kita punya pilihan yang sama-sama mumpuni untuk
prosesor, Intel atau AMD.

